lpktrankonmasi.id, Magelang - Sabtu, (22/02/2025) Pada Kamis, 20 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 961 kepala daerah terpilih dalam sebuah upacara di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pidatonya, ia menyoroti pentingnya keterlibatan dalam program pembekalan yang akan berlangsung di Akademi Militer, Magelang, pada 21–28 Februari 2025. Presiden menegaskan bahwa bagi kepala daerah yang merasa tidak siap atau ragu untuk mengikuti kegiatan ini, dipersilakan untuk mengundurkan diri.
Ia menekankan bahwa program retret kepemimpinan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan memimpin, meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menyusun strategi pembangunan yang lebih efektif.
Dalam pidatonya Pak Prabowo Menyampaikan, "Saya tegaskan, kepala daerah yang ragu untuk ikut dalam retret ini boleh mundur. Kita butuh pemimpin yang siap bekerja sama, siap belajar, dan siap berjuang untuk rakyat," ujar Presiden di hadapan para kepala daerah yang baru dilantik.
Program retret ini akan menghadirkan pemateri dari jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), serta akademisi terkemuka. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pernyataan Presiden Prabowo menuai beragam tanggapan dari para kepala daerah. Sebagian besar menyatakan kesiapan mereka untuk berpartisipasi, sementara beberapa pihak mengusulkan adanya fleksibilitas dalam pelaksanaannya.
Program retret kepemimpinan ini merupakan langkah awal pemerintahan Prabowo untuk memastikan para kepala daerah memiliki visi dan strategi yang selaras dengan kebijakan nasional.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembekalan bagi pemimpin daerah guna meningkatkan kemampuan kepemimpinan, merumuskan strategi pembangunan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyatakan bahwa acara ini akan menghadirkan 40 pemateri, termasuk jajaran menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Penulis : Hilman Dani Aufar |
Editor : Hilman |